Penulis studi ini mengumpulkan para ahli terumbu karang untuk menguraikan serangkaian prinsip yang dapat dilakukan sebagai strategi terkoordinasi untuk mempertahankan terumbu karang di masa depan. Melalui pendekatan pemodelan baru, penulis menunjukkan bahwa di bawah skenario iklim dengan emisi tinggi yang terus berlanjut dan kemampuan karang untuk beradaptasi, terumbu karang masih tidak akan mampu bertahan di masa depan; namun, di bawah skenario emisi rendah dengan adaptasi karang, banyak terumbu akan dapat pulih dan dipertahankan. Model ini juga menggambarkan bahwa jendela kesempatan untuk bertindak bagi terumbu karang adalah antara sekarang dan tahun 2050. Penulis kemudian meninjau keadaan intervensi terumbu karang saat ini, yang termasuk dalam kategori 1) modifikasi radiasi matahari dan (2) peningkatan biologis adaptasi ekologi, dan sosial ekonomi. 21 ahli diminta untuk mengevaluasi semua intervensi dengan kriteria efektivitas, kesiapan, manfaat tambahan, akseptabilitas, dan skala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengatasi penyebab perubahan iklim adalah intervensi utama untuk mendukung terumbu karang. Skor tinggi untuk intervensi lain menunjukkan bahwa pengurangan emisi gas rumah kaca harus dipasangkan dengan tindakan lokal dan regional yang meningkatkan ketahanan terumbu karang. Kegiatan utama termasuk peningkatan tata kelola dan regulasi, pengurangan polusi, kawasan lindung laut, restorasi, dan pengelolaan perikanan, antara lain. Para penulis berpendapat bahwa cetak biru untuk menyelamatkan terumbu karang ini harus dilakukan melalui strategi terorganisir yang serupa dengan upaya global untuk memerangi penyakit manusia, dengan koordinasi lintas negara dan disiplin ilmu, serta dukungan politik dan investasi yang kuat.  

Penulis: Kleypas, J., D. Allemand, K. Anthony, AC Baker, MW Beck, LZ Hale, N. Hilmi, O. Hoegh-Guldburg, T. Hughes, L. Kaufman, H. Kayanne, AK Magnan, E Mcleod, P. Mumby, S. Palumbi, RH Richmond, B. Rinkevich, RS Steneck, CR Voolstra, D. Wachenfeld, JP. Gattuso 

Tahun: 2021 

terbuka di jendela baruLihat Full Articlemembuka file PDF  

Konservasi Hayati 257:109107. doi.org/10.1016/j.biocon.2021.109107 

porno youjizz xmxx guru xxx Seks
Translate »