Lokakarya Perencanaan Restorasi Terumbu Karang yang Cerdas Iklim – Indonesia, 2025

Peta negara dan wilayah yang dicapai dengan pelatihan RRN

Pada bulan Maret 2025, Jaringan Ketahanan Terumbu Karang (Reef Resilience Network) menyelenggarakan lokakarya bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) dan mitra-mitra utama di Sorong, Papua, Indonesia, untuk memperkuat kapasitas upaya restorasi terumbu karang yang dipimpin masyarakat lokal dan cerdas iklim. Lokakarya dua hari ini dihadiri oleh 22 peserta yang mewakili lembaga penelitian dan inovasi nasional dan regional, organisasi pengelola perlindungan laut, lembaga nirlaba kelautan lokal, lembaga pendanaan regional, dan akademisi. Tujuan lokakarya ini adalah untuk mendukung pengembangan proyek pemulihan terumbu karang yang tertanam dalam prinsip ketahanan dan memberikan dukungan teknis untuk penggunaan data termal karang. Lokakarya ini diselenggarakan dalam bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia dengan dukungan penerjemah profesional dan staf YKAN.  

Para peserta membahas ancaman iklim dan manusia yang berdampak pada terumbu karang mereka; mempelajari perencanaan cerdas iklim untuk pengelolaan dan restorasi; serta mempertimbangkan dan mengintegrasikan data toleransi termal dalam proyek restorasi. Mengingat partisipasi yang begitu luas dari berbagai bidang konservasi – terestrial, laut, dan karang – lokakarya ini berfokus pada tema dan konsep yang luas dengan kegiatan-kegiatan menarik untuk mempertimbangkan perencanaan, desain, dan pendekatan restorasi berbasis lokasi yang dapat diterapkan untuk proyek-proyek yang akan datang.  

Pelatihan ini diselenggarakan oleh Jaringan Ketahanan Terumbu Karang (RRN) The Nature Conservancy dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN). Staf, mitra, dan tuan rumah termasuk: Dr. Annick Cros (TNC/RRN), Julia Rose (TNC Hawaii), Dr. Courtney Klepac (Stanford University), Awaludinnoer (YKAN) dan Grace Easteria (YKAN).