Penilaian Kerentanan

Filipina. Foto © TNC

Penilaian kerentanan adalah alat yang berguna untuk memahami dampak perubahan iklim terhadap sistem alam dan komunitas manusia. Mereka memberikan panduan untuk membuat pilihan berdasarkan informasi tentang menetapkan atau merevisi prioritas konservasi dan pembangunan dan membuat keputusan manajemen.

Penilaian kerentanan seringkali membahas tiga komponen utama kerentanan: paparan, sensitivitas, dan kapasitas adaptif. ref

Pencahayaan - laju dan besarnya perubahan iklim, variabilitas, dan bahaya yang dialami sistem (mis., Besarnya, frekuensi, atau durasi peristiwa pemutihan karang atau peristiwa cuaca ekstrem, seperti topan)

Kepekaan - sejauh mana suatu sistem dipengaruhi oleh perubahan kondisi iklim atau bahaya alam

Kapasitas adaptif - kemampuan suatu sistem untuk mengatasi atau beradaptasi dengan perubahan termasuk dampak lingkungan atau perubahan kebijakan

Sementara paparan didorong oleh kondisi iklim dan bahaya, sensitivitas dan kapasitas adaptif dipengaruhi oleh faktor ekonomi, politik, budaya dan kelembagaan. Gambar di bawah ini menunjukkan komponen kerentanan dan menyoroti keterkaitan antara ekosistem dan masyarakat. ref

Diagram kerentanan menunjukkan co-dependensi sistem ekologi dan sosial (dimodifikasi dari Marshall et al. 2009).

Diagram kerentanan menunjukkan co-dependensi sistem ekologi dan sosial (dimodifikasi
dari Marshall et al. 2009).

Mengapa Menilai Kerentanan?

Penilaian kerentanan menyediakan dua jenis informasi penting yang diperlukan untuk perencanaan konservasi: 1) Identifikasi yang spesies, sistem, atau target konservasi lainnya cenderung rentan; dan 2) Memahami mengapa mereka rentan.

Penilaian kerentanan dapat membantu untuk:

  • Prioritaskan spesies atau ekosistem untuk tindakan pengelolaan
  • Alokasi sumber daya konservasi secara efisien
  • Identifikasi tindakan yang mengurangi dampak negatif dari perubahan iklim terhadap manusia dan ekosistem
Perwakilan kelompok perempuan membahas cara-cara untuk memasukkan keprihatinan dari penyandang cacat / terpinggirkan ke dalam perencanaan adaptasi. Foto © TNC

Perwakilan kelompok perempuan membahas cara-cara untuk memasukkan keprihatinan dari penyandang cacat / terpinggirkan ke dalam perencanaan adaptasi. Foto © TNC

Pertanyaan untuk Dipikirkan Sebelum Memulai Penilaian Kerentanan ref

  • Apa tujuan dari penilaian ini? Apakah ini untuk menginformasikan strategi konservasi, pembuatan kebijakan, atau untuk meningkatkan kesadaran (pendidikan)?
  • Siapa yang akan menggunakan informasi yang dikembangkan dari penilaian kerentanan? Dan untuk tujuan apa?
  • Adakah target spesifik (mis. Terumbu karang, pertanian, rumah dan infrastruktur) atau area geografis (mis. Seluruh kota, suatu MPA) yang ingin kita nilai?
  • Skala waktu dan keluaran apa yang dibutuhkan untuk mendorong keputusan manajemen atau kebijakan?
  • Apakah ada tempat (wilayah) atau komunitas tertentu yang mungkin sangat rentan dan dengan demikian prioritas untuk penilaian?
pporno youjizz xmxx guru xxx Seks