Lokakarya Pemulihan Terumbu Karang – Zanzibar, 2024
Pada bulan Juli 2024, The Nature Conservancy di Afrika menyelenggarakan Inisiatif Pemulihan Terumbu Karang di Samudera Hindia Barat untuk Berbagi Pelajaran, Membangun Kapasitas dan Membangun Jaringan, lokakarya regional tiga hari di Pulau Unguja, Zanzibar. Sebanyak empat puluh satu praktisi restorasi terumbu karang hadir, termasuk anggota komunitas nelayan, pengelola kawasan lindung laut, ilmuwan, pembuat kebijakan, sektor swasta, lembaga pemerintah, dan LSM dari wilayah tersebut. Tujuan dari lokakarya ini adalah untuk mempertemukan para praktisi restorasi terumbu karang di Samudra Hindia Barat (WIO) guna belajar dan berbagi pengalaman serta praktik terbaik tentang restorasi terumbu karang dan membangun jaringan restorasi terumbu karang regional. Proyek yang lebih luas ini bertujuan untuk meningkatkan inisiatif restorasi terumbu karang di WIO guna meningkatkan konservasi perikanan dan keanekaragaman hayati serta meningkatkan pengelolaan wilayah laut.
Tujuan lokakarya meliputi:
- Berbagi pelajaran tentang inisiatif pemulihan terumbu karang di WIO.
- Membentuk Jaringan Restorasi Terumbu Karang WIO untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan bagi praktisi restorasi terumbu karang.
- Memfasilitasi pengembangan kapasitas melalui diskusi dan pengalaman bersama seputar topik utama pemulihan terumbu karang.
Sorotan lokakarya meliputi pembelajaran kolaboratif dan pengembangan kapasitas. Jaringan Restorasi Terumbu Karang WIO juga dibentuk dengan tujuan berikut:
- Membina kolaborasi dan koneksi nasional, regional, dan global.
- Membangun kapasitas dan keterampilan anggota jaringan mengenai praktik terbaik restorasi terumbu karang.
- Memfasilitasi berbagi dan penciptaan pengetahuan, ilmu pengetahuan, dan intervensi terumbu karang antara praktisi di WIO dan secara global.
- Memajukan tindakan pendukung seperti advokasi kebijakan, pemantauan dan evaluasi, peluang pendanaan, dan pengembangan karier.
The Nature Conservancy mendanai lokakarya tersebut, yang diselenggarakan bersama oleh Reef Resilience Network, Western Indian Ocean Marine Science Association (WIOMSA), Mwambao Coastal Community Network (Tanzania), Northern Rangelands Trust (NRT-Coast), Kenya Marine and Fisheries Research Institute, Coral Restoration Consortium, Kenya Wildlife Service, University of Mauritius, dan Université de Toliara.

Sekelompok LSM, lembaga pemerintah, akademisi, dan anggota masyarakat berkumpul di Zanzibar untuk memetakan jalan ke depan bagi Jaringan Pemulihan Terumbu Karang Samudra Hindia Barat. Foto © Joshua Oginda/NRT